Apa itu Generasi Sandwich? Berikut 3 Ciri-Ciri Generasi Sandwich

Generasi Sandwich

Roda kehidupan memang terus berputar, sehingga berbagai perubahan terus berlangsung. Waktu yang berjalan membuat generasi manusia terus berubah dan generasi baru bermunculan dengan berbagai karakter. Setiap generasi manusia memiliki ciri khasnya tersendiri dan hal ini membuat banyak generasi memiliki penamaan yang unik.

Generasi sandwich adalah salah satu generasi yang belum terlalu familiar di kalangan masyarakat Indonesia, namun generasi ini memiliki pengaruh yang lumayan besar di lingkungan masyarakat. Penamaan generasi sandwich sangat terdengar unik, karena sandwich hanya terkenal sebagai salah satu jenis makanan yang populer di masyarakat.

Sekilas Tentang Generasi Sandwich

Generasi sandwich memang memiliki sebutan yang sangat unik dan seringkali dipandang sebagai generasi yang lucu, apabila belum memahami makna khusus dari generasi sandwich. Istilah generasi sandwich memang tidak terlepas dari suatu makanan yang diapit oleh sebuah roti di kedua sisi dan untuk bisa memahami konsep generasi sandwich, maka anda perlu melihat atau merasakan sensasi roti sandwich.

Generasi sandwich merupakan suatu kondisi finansial atau keuangan yang terhimpit dengan generasi bawah dan atas. Artian generasi atas yaitu generasi mertua atau orang tua, sedangkan generasi bawah yaitu anak atau cucu. Generasi sandwich memang terbilang sebagai generasi yang memikul beban berat, karena ada 2 generasi lain yang harus dipikirkan kondisi keuangannya.

Anda yang berada di generasi sandwich harus bisa menghidupi 2 generasi sekaligus dan anda harus memberikan solusi terbaik untuk keuangan 2 generasi sekaligus. Anda yang berada pada posisi generasi sandwich harus memiliki kerja keras yang tinggi dan harus memiliki pemikiran yang sangat luas untuk membantu solusi keuangan 3 generasi sekaligus.

Baca juga: Tips Investasi Saham dan Cara Buka Rekening Saham Online

Secara umum istilah generasi sandwich sudah muncul sejak tahun 1981 dari Dorothy A. Miller yang merupakan seorang pekerja sosial. Dalam sebuah penelitian disebutkan bahwa ada sekitar 47% manusia dewasa yang berada di usia 40-50 tahun masuk dalam kategori generasi sandwich dan mengharuskan generasi sandwich melakukan perjuangan yang berat untuk menstabilkan kondisi ekonomi.

Generasi sandwich memiliki resiko yang sangat besar seperti mengalami stress keuangan, depresi, kelelahan, penyakit psikologis dan berbagai resiko berbahaya lainnya. Bagi pihak yang tidak kuat berada dalam generasi sandwich, maka akan mengalami stress berat. Beban keuangan akan berpengaruh terhadap kondisi emosional seseorang.

Ciri-Ciri Generasi Sandwich

1. The Traditional Sandwich Generation

Kondisi keuangan yang stabil menjadi keinginan semua orang, karena akan membuat hidup menjadi lebih tenang dan damai. Untuk menstabilkan keuangan diperlukan kerja keras yang tinggi dan diperlukan tingkat kesabaran yang baik, karena kestabilan ekonomi tidak bisa diperoleh dengan cepat. Dengan tingkat kestabilan keuangan yang baik, maka anda akan tenang menghadapi posisi di generasi sandwich.

Generasi sandwich yang berada pada posisi ini biasanya memiliki usia 40-50 tahun yang diapit oleh orang tua yang berusia lanjut dan anak muda yang masih butuhkan bantuan atau topangan dalam hal keuangan. Generasi sandwich memang terasa sangat berat. apabila menimpa anda yang sudah berusia paruh baya yaitu sekitar 40-50 tahun.

2. The Club Sandwich Generation

Dulunya generasi sandwich hanya merujuk semua perempuan yang memiliki usia 30-40 tahun yang memiliki himpitan beban yang tinggi, karena harus membiayai orang tuanya yang berusia senja dan anak atau keturunannya. Kondisi ini sangat ideal disebut sebagai generasi sandwich, karena terhimpit dari 2 posisi yang berbeda.

Pada kondisi ini, biasanya perempuan akan menunda untuk memiliki anak atau keturunan dan kondisi ini akan membuat perempuan berfikir keras untuk bisa menstabilkan ekonominya. Namun seiring perkembangan jaman, istilah generasi sandwich mulai berlaku untuk laki-laki. Generasi sandwich hanya bisa diatasi dengan kerja keras dan kerja cerdas.

3. The Open Faced Sandwich Generation

Generasi sandwich ini memiliki tekanan yang sangat tinggi, karena generasi ini menjadi penyokong hidup anak dan orang tua. Tekanan psikologis sangatlah terasa berat, karena tanggung jawab ekonomi harus ditanggung generasi ini. Generasi sandwich ini seringkali memunculkan banyak konflik, apabila tidak dijalankan dengan penuh kesabaran dan ketabahan.

Orang tua yang tidak mempersiapkan masa tuanya dengan baik, akan menjadi pemicu munculnya generasi sandwich yang berat dan penuh akan tekanan. Untuk bisa melewatkan generasi ini dengan baik, maka diperlukan usaha yang keras dan diperlukan pengetahuan yang tinggi, agar bisa melewati berbagai konflik yang bisa muncul secara tiba-tiba.

Tips Keluar dari Generasi Sandwich

Untuk bisa keluar dari generasi sandwich dengan baik, maka siapkanlah tabungan hari tua dengan baik dan jalankanlah berbagai investasi sejak usia muda, agar kondisi ekonomi terjaga dengan baik. Dengan melakukan investasi atau menabung, maka anda mencoba merancang masa depan dengan baik dan anda akan terhindar dari generasi sandwich yang menyiksa.

Baca juga: Mau Berinvestasi? Inilah Dia 4 Jenis Investasi Jangka Pendek

Itulah ulasan lengkap mengenai ciri-ciri generasi sandwich dan semoga semua bahasannya bermanfaat untuk para pembaca.

Check Also

9 Tips Work From Home agar Tetap Produktif di Tengah Pandemi

Selama pandemi COVID-19, perusahaan-perusahaan diwajibkan untuk menerapkan kebijakan work from home (kerja dari rumah) bagi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *