Keuntungan dan Resiko Investasi Saham yang Wajib Ketahui

Resiko Investasi Saham

Saham yaitu suatu tanda bukti berupa kertas yang dikeluarkan oleh bursa efek Indonesia untuk para investor yang bermain dan nilai jual saham akan sangat tinggi, apabila kondisi keuangan perusahaannya stabil atau sehat.

Untuk memulai investasi saham, seorang investor harus memiliki perusahaan broker yang digunakan untuk transaksi di BEI dan untuk menentukan broker memerlukan riset yang sangat mendalam, agar investor tidak rugi. Syarat penting yang harus dipenuhi saat menentukan perusahaan broker adalah adanya ijin resmi dari otoritas jasa keuangan atau OJK.

Setelah proses pemilihan broker saham berhasil dilakukan dan anda sudah memiliki broker sesuai keinginan, maka anda bisa melakukan pembukaan rekening di suatu perusahaan. Ada juga perusahaan yang menyediakan perjanjian yang harus ditandatangani oleh kedua belah pihak.

Baca juga: Mau Berinvestasi? Inilah Dia 4 Jenis Investasi Jangka Pendek

Sebelum terjun langsung ke investasi saham, sebaiknya pelajari dulu berbagai hal mengenai saham dan jangan pahami berbagai detail mengenai pergerakan harga saham. Investasi saham memang memiliki keuntungan yang besar, namun biasanya sebanding dengan resikonya yang lumayan besar.

Keuntungan Investasi Saham

1. Diakui Sebagai Pemilik Perusahaan

Dengan bermain saham, anda akan diakui sebagai pemilik suatu perusahaan dan anda memiliki kewajiban untuk menentukan pemimpin perusahaannya. Anda juga memiliki wewenang untuk menentukan strategi perusahaan yang akan dijalankan dalam rapat umum pemegang saham atau RUPS.

Strategi perusahaan harus dijalankan dengan baik, agar perusahaan mengalami kemajuan dan memungkinkan untuk mendapatkan keuntungan besar. Pemegang saham perusahaan memiliki wewenang untuk menerapkan strategi untuk kemajuan perusahaan dan wewenang ini sangatlah menguntungkan para pemegang saham.

2. Menerima Dividen

Anda sebagai pemegang saham akan berpeluang mendapatkan dividen dan pembagian dividen dilakukan secara merata sesuai porsi kepemilikan saham pada semua pemegang saham. Dividen akan didapatkan saat kondisi perusahaan mendapatkan keuntungan dan seorang pemegang saham sebaiknya memiliki beberapa jenis saham.

Dengan menggunakan perusahaan yang stabil dan memiliki peningkatan yang baik, maka anda akan berpeluang mendapatkan dividen yang besar. Semua pemegang saham pasti memiliki keinginan untuk mendapatkan dividen dari perusahaannya.

3. Capital Gain

Perusahaan yang terus mengalami peningkatan atau keuntungan, maka akan memiliki harga saham yang cenderung naik dan trade biasanya akan menjual saham pada harga yang lebih tinggi, dibandingkan harga belinya. Selisih dari jual beli saham yang dilakukan akan membuat investor mendapatkan gain atau keuntungan yang cukup besar.

Potensi capital gain akan terus berlanjut, apabila kondisi perusahaan terus mengalami kenaikkan dari segi keuntungan. Tujuan utama investasi adalah mendapatkan keuntungan yang besar dan keuntungan yang besar bisa diinvestasikan lagi ke jenis investasi lainnya.

Resiko Investasi Saham

1. Tidak Dapat Dividen

Saat perusahaan yang anda pilih ternyata rugi, tentu anda tidak akan mendapatkan dividen dan perusahaan yang mengalami kerugian tidak akan membagikan dividen kepada para pemegang saham. Kerugian akan mengambil modal dan akan berdampak pada keberlangsungan perusahaan. Setiap pelaku investasi saham harus bisa menghadapi resiko tidak mendapatkan dividen.

Kondisi tidak mendapatkan dividen sangatlah merugikan bagi semua pemain saham dan kondisi ini harus diatasi dengan mengembalikan stabilitas perusahaan. Lakukanlah strategi yang lebih baik, agar perusahaan dapat sehat dan terjauh dari kebangkrutan. Semua resiko yang bisa muncul harus bisa dikendalikan dengan baik atau dihindari dengan berbagai trik yang tepat.

2. Potensi loss

Potensi loss atau gagal mendapatkan keuntungan dari perusahaan diakibatkan dari kondisi perusahaan yang rugi dan perusahaan tidak mengalami kemajuan dari waktu ke waktu. Potensi loss menjadi salah satu resiko dari investasi saham dan potensi loss saat penjualan saham lebih rendah dari pada saat pembelian. Semua perusahaan pasti tidak menginginkan kalah dari persaingan dan selalu mendapatkan kerugian, namun persaingan yang ketat sangatlah sulit untuk diatasi.

Potensi loss menjadi resiko yang bisa menimpa suatu perusahaan dan akan berimbas untuk para investornya. Setiap perusahaan perlu memiliki trik tertentu untuk menghindari potensi loss, agar kondisi perusahaan berjalan dengan stabil dan perusahaan bisa berkembang dengan baik. Perusahaan yang seringkali peroleh loss, akan berpeluang untuk cepat bangkrut atau gulung tikar.

3. Perusahaan bangkrut

Perusahaan yang terus rugi akan mengalami kebangkrutan dan potensi suatu perusahaan bangkrut sangatlah besar, apalagi tingkat persaingan yang sangat tinggi. Semua perusahaan akan berlomba-lomba untuk bisa bertahan dari berbagai persaingan ekonomi dan saat perusahaan bangkrut, anda sebagai investor akan menerima pembagian likuidasi terakhir kali.

Para pelaku investasi saham tidak menginginkan suatu kebangkrutan perusahaan, karena akan sangat merugikan dan untuk menghindari kebangkrutan haruslah dijalankan berbagai strategi bisnis yang jitu. Dengan mengetahui berbagai resiko yang bisa dialami investor, maka persiapkanlah diri sebelum melakukan investasi saham dan perbanyaklah bertanya para pemain saham senior.

Baca juga: Tips Investasi Saham dan Cara Buka Rekening Saham Online

Demikian ulasan lengkap mengenai keuntungan dan resiko investasi saham. Semoga semua bahasan dalam artikel diatas memberikan banyak manfaat bagi para pembacanya.

Check Also

Ini Dia 5 Jenis Investasi Jangka Panjang yang Wajib Diketahui

Pada dasarnya semua orang pasti inginkan hari tua yang bahagia dengan limpahan harta yang tidak …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *